Apa Itu Evolusi?

Apa itu evolusi?
Apa itu evolusi?

Kenapa jari-jari Anda lebih panjang dari jari teman Anda? Kenapa paus yang hidupnya di laut namun bernapas menggunakan paru-paru? Kenapa tiap populasi manusia, memiliki karakteristik wajah yang berbeda? Kenapa selalu ada perbedaan antar spesies/antar ras/antar keluarga, namun tetap memiliki persamaan? Kenapa anak Anda selalu mirip dengan Anda/Istri Anda? Kenapa ditemukan banyak spesies di tiap kelompok makhluk hidup? Kenapa keanekaragaman makhluk hidup dapat dikelompokkan ke dalam sistem hirarkis? Dan terakhir, kenapa selalu ada kecacatan?

Sangat, sangat, sangat... banyak jika kita menyebutkan berbagai hal yang harus dijelaskan disekitar kita. Bahkan pertanyaan-pertanyaan di atas hanya mengambil dari sedikit dari sekian banyak fakta-fakta yang terjadi pada makhluk hidup.

Kenapa ada orang yang lebih cantik dari yang lain? Kenapa dua orang tua asal indonesia, selalu memiliki anak yang khas wajah indonesia? Apakah hal-hal ini hanya sekedar permasalahan genetis semata? Atau adakah sesuatu yang membuat genetik antar kedua populasi (antar negara) tersebut bisa berbeda satu sama lain?

Semua pertanyaan diatas bisa dijelaskan dengan teori evolusi. Topik yang akan kita bahas secara singkat di artikel ini.

Definisi Evolusi

Evolusi (dalam kajian biologi) berarti perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya. - sumber: https://id.wikipedia.org
Evolution is change in the heritable characteristics of biological populations over successive generations. - source: https://en.wikipedia.org

Teori Evolusi Menjelaskan Proses Evolusi

Definisi evolusi yang sudah kita quote dari wikipedia mengacu pada fakta evolusi, suatu proses yang sudah teramati di alam maupun di laboratorium. Sedangkan proses evolusi ini membutuhkan penjelasan (bagaimana proses evolusi bekerja?), dan penjelasannya ada pada teori. Beberapa penjelasan mengenai proses evolusi yaitu teori evolusi Lamarck, teori evolusi Darwin, dan sintesis evolusi modern (teori termutakhir). Bidang studi yang mengkaji evolusi adalah biologi evolusioner.

Sebagai suatu penjelasan ilmiah, teori evolusi memiliki cara untuk difalsifikasi dan memiliki cara untuk dinyatakan salah. Cara memfalsifikasi evolusi adalah ditemukannya hewan-hewan aneh yang tidak sesuai dengan klasifikasi yang sudah ada, misal: Ditemukannya hewan semacam pegasus.

Namun, sepanjang sejarah pemahaman kita tentang evolusi, apa yang digantikan adalah teorinya (hal ini tidak merubah fakta bahwa perubahan genetis dari generasi ke generasi memang terjadi).

Mekanisme Evolusi

Mekanisme evolusi mencakup natural selection (seleksi alam), biased mutation, genetic drift (hanyutan genetik), genetic hitchhiking, dan gene flow (aliran gen).

Berikut adalah penyederhanaan dari mekanisme evolusi (seleksi alam):

  1. Sifat dasar semua makhluk hidup adalah bereproduksi dan mewarisi sifat/karakteristik kepada keturunannya (melalui DNA/RNA)
  2. Terjadi mutasi (perubahan) pada DNA, menyebabkan karakteristik fenotipenya berubah
  3. Terjadi variasi (perbedaan karakteristik) antar individu
  4. Terjadi persaingan memperebutkan sumber daya
  5. Sumber daya terbatas, tidak semua individu dapat survive
  6. Individu dengan karakteristik yang menguntungkan akan lebih survive
  7. Individu dengan karakteristik yang menguntungkan ini akan bereproduksi dan mewarisi sifatnya
  8. Karakteristik tersebut akan mendominasi pada generasi berikutnya
Lihat: Monyet bukan moyang manusia, melainkan kerabat manusia, Pernyataan yang benar dan salah menyangkut teori evolusi, Hewan apa yang paling berkerabat dengan manusia?

Akibat Evolusi

Adanya variasi, adanya spesiasi, adanya adaptasi morfologi, ini merupakan beberapa contoh akibat dari evolusi. Hal-hal yang sudah saya tanyakan di atas juga merupakan hasil dari proses evolusi yang berlangsung ini.

Kita ambil contoh, yaitu paus. Meski dari morfologi luar, paus kelihatan mirip dengan hiu, namun paus bukan ikan. Paus dan hiu berkerabat jauh, paus lebih berkerabat dekat dengan sapi. Hal ini bisa dibuktikan dengan adanya organ-organ seperti rambut, kelenjar susu, rambut dan organ vestigial pada paus. Cara bergerak paus di air juga mirip dengan cara mammalia berenang.

Diskusi dan Belajar

Mari belajar dan diskusi bersama mengenai teori evolusi di:

Menu Blog Ini

Blog ini juga menyediakan artikel mengenai pengetahuan dasar evolusi. Lihat: Sitemap

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »